Kenapa Gunung
Di salah satu sosial media, mendaki gunung selalu di identikan dengan pelampiasan seseorang yang sedang patah hati, menenangkan diri dari sakit hati yang sangat amat mendalam. Setiap konten yang dibuat selalu berkaitan dengan hal hal yang menyedihkan. Padahal, menurutku mendaki gunung adalah salah satu bentuk rasa syukur kita karena telah diberikan hidup hingga saat ini. Salah satu perintah Allah untuk menjelajahi bumi, mentafakuri betapa luasnya, indahnya, luar biasanya cipataanNya. Menjadi bahan intropeksi diri bahwa kita hanyalah sebagian kecil dari ciptaanNya (Gunung). Sebagai bentuk peringatan bahwa sebenarnya dibandingkan menaklukan gunung, yang harus kita taklukan adalah hawa nafsu yang terdapat dalam diri kita sendiri. Hawa nafsu yang mungkin ketinggiannya lebih dari gunung. Yang bentuknya lebih dekat dengan jarak kita dengan gunung. Yang membutuhkan persiapan yang jauh lebih banyak, lebih matang, lebih lengkap dibanding mendaki gunung Jika mendaki gunung saja kita perlu p...