Kenapa Gunung

Di salah satu sosial media, mendaki gunung selalu di identikan dengan pelampiasan seseorang yang sedang patah hati, menenangkan diri dari sakit hati yang sangat amat mendalam. Setiap konten yang dibuat selalu berkaitan dengan hal hal yang menyedihkan. Padahal, menurutku mendaki gunung adalah salah satu bentuk rasa syukur kita karena telah diberikan hidup hingga saat ini. Salah satu perintah Allah untuk menjelajahi bumi, mentafakuri betapa luasnya, indahnya, luar biasanya cipataanNya. Menjadi bahan intropeksi diri bahwa kita hanyalah sebagian kecil dari ciptaanNya (Gunung). 

Sebagai bentuk peringatan bahwa sebenarnya dibandingkan menaklukan gunung, yang harus kita taklukan adalah hawa nafsu yang terdapat dalam diri kita sendiri.

Hawa nafsu yang mungkin ketinggiannya lebih dari gunung.

Yang bentuknya lebih dekat dengan jarak kita dengan gunung.

Yang membutuhkan persiapan yang jauh lebih banyak, lebih matang, lebih lengkap dibanding mendaki gunung

Jika mendaki gunung saja kita perlu persiapan, latihan, bekal moral dan materil yang cukup apalagi dengan menaklukan ego, hawa nafsu dalam diri kita sendiri

Gunung pasti terlihat dari kejauhan mata, memiliki parameter ketinggian yang biasa disebut MDPL, memiliki karakter vegetasi dan tantangan mencapai puncaknya, tetapi hawa nafsu dan ego tidak memiliki itu, hawa nafsu tidak terlihat oleh mata, tidak terukur oleh parameter manapun, tidak bisa diatur oleh siapapun dan gerak geriknya tidak akan terpantau. 

Lihatlah, perbandingan antara menaklukan gunung dan menaklukan hawa nafsu terasa sangat amat terlihat perbedaanya. siapakah yang sadar akan hal itu? kurasa hanya segelintir orang yang sadar. 

Semoga, kedepannya setiap kita mendaki gunung kita selalu ingat akan hal ini, bahwa mendaki adalah salah satu bentuk rasa syukur, tafakur dan intropeksi yang bisa kita lakukan didunia ini.

Jadi, menurutku, ada banyak hikmah yang bisa diambil dari mendaki gunung. Siapkah kamu mengambil semua hikmahnya dan kamu implementasikan dalam kehidupan?




Comments

Popular posts from this blog

BucketList Birthday #Part 11 - 28 Hal yang aku syukuri karena telah lahir di dunia

Bucketlist Part 1 : 28 Hadiah terbaik yang aku terima dari orang orang disekitarku

Dear My Future Husband